Jangan install aplikasi Get Contact sebelum kamu membaca ini

Aplikasi Get Contact

Aplikasi get contact cukup populer di gunakan baik di kalangan remaja maupun dewasa, namun sayang sekali banyak orang yang tidak menyadari kalau aplikasi get contact akan mencuri dan mengunggah semua data kontak pengguna ke server mereka.

Data kamu akan di jual ke orang lain yang berlangganan fitur premium, lantas data apa yang di unggah? Get contact mengunggah data vcard yakni nama pengguna dan nomor yang kamu tambahkan pada daftar kontak di hp kamu.

Kalau aplikasi get contact bisa mendapatkan daftar kontak pengguna secara otomatis, bahkan tanpa izin pengguna (anda) kenapa harus ada layanan berbayar? Ini sama hal nya dengan mencuri data orang lain untuk kemudian di jual.

Mungkin kamu penasaran dari mana aplikasi get contact mendapatkan database kontak nomer beserta nama yang sesuai? tapi yang jelas entah kamu sadar atau tidak data kontak yang kamu simpan sudah di unggah ke server mereka ketika kamu pertama kali membuka apliksi get contact dan memberikan izin akses baca kontak pada aplikasi.

Uniknya data kontak yang sudah di unggah ke server mereka di gunakan untuk di komersilkan, mereka menjual data kamu ke pelanggan yang sudah berlangganan paket Get Contact paket premium.

Secara privasi kegiatan prakltik ini tentu saja melanggar hukum, karena aplikasi menyalahgunakan data pengguna. Aplikasi mengambil data pengguna dengan persetujuan khusus yang di buat dengan sepihak.

Setelah kamu menggunakan aplikasi get contact, dan semua nama kontak beserta nomer tersebar ke server get contact maka ketika ada orang yang menggunakan apliksi get contact mereka bisa menemukan nomor yang mereka cari dengan nama yang sama seperti kamu simpan pada kontakmu.

Pihak get contact tentu saja bisa mengetahui nomer mana yang menyimpan kontak tersebut, dan lebih parah nya lagi jumlah database nomor yang tersimpan di aplikasi get contact bisa di salah gunakan untuk melacak orang tertetntu, melacak saling keterikatan antara satu orang dengan orang lain.

Kemudian, jika terjadi kebocoran data, nomor yang sudah tersimpan bisa menjadi target spam. Sekarang kan sudah banyak sms yang isinya penipuan, bahkan di ponsel gea hampir setiap hari ada tawaran sms yang berisi penipuan. Kalau satu bulan bisa mencapai 1000.

Padahal Gea sama sekali belum pernah menggunakan nomor tersebut untuk melakukan pendaftaran apliksai apapun, hanya dua orang yang mengenal nomor Gea. Itu teman dan ibu, lalu kenapa bisa terjadi?

Hal ini karena salah satu dari teman gea menggunakan aplikasi yang bisa membaca kontak ponsel mereka, sehingga semua nomer yang ada di kontak bisa di salin ke server. Database nomer tersebut di salah gunakan untuk mengirim sms penipuan, atau di jual ke pihak marketing lain.

Jika sudah tersebar tidak ada cara lain buat menghapus semua data kontak yang sudah tersebar, hanya ada alternatif yakni menghubungi pemilik usaha tersebut dan meminta ia menghapus semua data yang tersimpan.

Itupun kalau pemilik usaha mau jujur, jika mereka tidak jujur bisa saja mereka berbohong. BIlang kepada anda sebagai pengguna, kalau data kontak kamu yang di bagikan ke mereka sudah di hapus. Padahal nyatanya masih ada.

Sebagai contoh saja kontak ponsel kamu juga ter-ekpost ke aplikasi sosial media terbesar namanya facebook. Kalau nggak percaya, silakan buka aplikasi facebook kamu. Kemudian navigasikan ke halaman pengaturan, pada menu pengaturan pilih privasi cek di sana ada tulisan kontak yang di unggah.

Kenapa bisa ada di fb? Karana tanpa di sadari facebook telah meminta izin pengguna membaca kontak mereka ketika aplikasi tersebut menyarankan. Dan setelah di izinkan semua nama kontak termasuk nomor dan alamat emailnya akan ter unggah otomatis ke facebook.

Nomor kontak yang tersimpan di aplikasi facebook bisa di akses oleh aplikasi lain yang juga berada di facebook. Fb saja bisa mendapatkan data kontak kamu, berpotensi di salahgunakan orang lain. Apalagi aplikasi get contact yang dimana tujuan penggunaan untuk mengetahui nama dari nomer kontak yang terdaftar.

Lantas bagaimana cara mengetahui apakah nomer pernah di gunakan untuk penipuan atau tidak?

Kamu bisa menggunakan salah satu alat yang di kembangkan bersama oleh tim gea business. Tools ini di sebut juga dengan nama cek rekening, cek rekening berguna untuk memeriksa apakah sebuah nomer atau rekening pernah digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan atau tidak.

Silakan masuk ke bit.ly/cek-rekening, tools ini akan membantu kamu mencari apakah sebuah rekening pernah di gunakan untuk melakukan tindak kejahatan atau belum.

Sebagai akurasi data valid kamu tidak hanya mendapatkan pesan ya atau tidak, tapi juga sccrenshott serta arsip halaman tempat dimana pengguna nomer melakukan tindak kejahatan. Dengan adanya bukti, bisa meyakinkan pengguna kalau nomor rekening bersangkutan berbahaya.

Database yang di kumpulkan tidak berdasarkan laporan, melainkan berdasarkan rekam jejak di gital suatu instansi atau layanan.. Rekam jejak di gital ini bis a mencangkup penawaran di sosial media, testimoni pembeli yang di unggah ke internet, dan sesuatu yang bisa menjadi bukti kuat kalau rekening di nilai menipu. Semua arsip ini di simpan dalam sebuah cdn dalam bentuk gambar sehingga ketika threat sudah di hapus masih bisa di akse gambarnya.




Setelah membaca artikel kali ini saya harap teman-teman bisa memahami mana sesuatu yang benar mana yang tidak benar. Menggunakan Aplikasi pihak ketiga juga hati-hati, jangan ketika kita membutuhkan pertolongan tapi malah kita sendiri di kibulin oleh aplikasi.

Aplikasi Get Contact bisa mendapatkan data pengguna dengan mudah. Hanya dengan menawarkan layanan bahwa mereka bisa menebak nama pada nomer HP yang di tuju, mereka bisa mendapatkan data dari kontak anda dan mengkomersilkan data tersebut.

Gea Putri
Gea Putri Content Writter & sekaligus marketer di GEA.MY.ID, mencari pengalaman baru dengan membaca, menulis dan berkreasi lewat konten.

Scroll To Continue